Februari 2026 menjadi awal cerita kami.
Saat itu Ayu sedang berkunjung ke tempat ibunya bekerja. Tanpa pernah saling mengenal sebelumnya, hari itu menjadi pertama kalinya Ifan melihat Ayu. Bagi Ayu hari itu tidak berbeda dari biasanya. Namun bagi Ifan ternyata hari itu menjadi awal dari sebuah perasaan yang tidak pernah ia sangka akan membawanya sejauh ini.
Beberapa waktu kemudian, Ifan mulai mencari tahu tentang Ayu melalui ibunya. Dari cerita-cerita sederhana yang ia dengar, tumbuh keyakinan dalam dirinya untuk mengenal Ayu lebih jauh. Bahkan sejak awal, niat yang ia bawa bukan sekadar ingin berkenalan melainkan datang dengan keseriusan.
Sementara itu, Ayu mulai mendengar berbagai cerita tentang Ifan dan mengenal sosoknya sedikit demi sedikit. Melihat kesungguhan dan keseriusan yang ditunjukkan Ifan, perlahan tumbuh pula keyakinan dalam diri Ayu untuk mengenalnya lebih jauh.
Dengan niat yang baik, Ifan kemudian menyampaikan keseriusannya kepada keluarga Ayu. Hingga akhirnya ia datang ke rumah dan untuk pertama kalinya kami bertemu serta berbincang secara langsung.
Pertemuan yang singkat itu justru menghadirkan rasa tenang dan keyakinan yang sulit dijelaskan. Dari sana, kami memutuskan untuk melangkah bersama dan mempercayakan perjalanan ini kepada Tuhan.